Kepercayaan KKP untuk Tata Ruang Laut Sekitar IKN
INFO NASIONAL – Kementerian Kelautan juga Perikanan (KKP) menegaskan komitmennya di menggalang konstruksi dalam Ibu Pusat Kota Nusantara (IKN). Hal ini dibuktikan dengan disiapkannya perencanaan penataan ruang laut pada Teluk Balikpapan yang digunakan berbasis ekonomi biru, Rabu, 17 Juli 2024.
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan juga Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo menegaskan hal yang dimaksud di acara Training & Workshop of Marine Spatial Planning to Advance Blue Economy in the Balikpapan Bay sebagai salah satu implementasi kerjasama KKP dengan Xiamen University.
“Saat ini, KKP sedang melakukan review terhadap Rencana Zonasi Kawasan Vital Nasional Sasamba yang tersebut merupakan kawasan perairan laut ke sekitar IKN, dimana Teluk Balikpapan di antaranya di wilayah tersebut,” ujar Victor.
Kawasan Teluk Balikpapan menurut Victor sangat strategis akibat posisinya sebagai kawasan perairan penyangga IKN. Kawasan yang mana padat aktivitas dalam darat yang disebutkan penting ditata secara khusus, mengingat kawasan ini juga memiliki kemungkinan habitat pesisir lalu laut yang mana bernilai tinggi. Selain itu keberadaan biota laut endemik yang mana terancam punah seperti pesut serta dugong hingga keberadaan nelayan lokal yang digunakan bergantung pada sumber daya laut di sekitarnya juga harus dilindungi dan juga dikelola dengan baik.
Training yang dihadiri oleh oleh kontestan yang digunakan berasal dari perwakilan KKP, dan juga Kementerian/Lembaga lain ini merupakan bagian dari rencana kerja serupa KKP dengan Fujian Institut for Sustainable Ocean (FISO) Xiamen University, sekaligus aktivitas lanjut kunjungan kerja Tim FISO Xiamen University ke Balikpapan Februari lalu.
“Training ini menghasilkan kembali rumusan perencanaan pengelolaan pesisir juga laut terpadu pada Teluk Balikpapan hingga tahun 2026, selain itu juga bersama-sama memantau tahapan implementasi rencana zonasinya,” terangnya.
Di sisi lain, Dekan FISO Xiamen University Professor Xue Xiongzhi menyebutkan langkah-langkah penataan ruang laut pada Xiamen telah dilakukan berjalan selama 30 tahun dengan menerapkan prinsip Integrated Coastal Management, yang tersebut dimaksudkan untuk menciptakan keseimbangan sosial serta kegiatan ekonomi sekaligus merawat keberlanjutan ekologi sumber daya pesisir juga lautnya. Pihaknya berharap penataan ruang laut pada Teluk Balikpapan dapat mengambil pelajaran dari penerapan pengelolaan kelautan yang dimaksud terintegrasi pada Xiamen, China.
Senada dengan itu, Plt. Direktur Perencanaan Ruang Laut Suharyanto yang dimaksud juga bergabung juga pada training menyampaikan pembelajaran tentang tata ruang laut dalam Xiamen pasti berubah jadi materi masukan di penataan ruang laut pada Teluk Balikpapan.
Kerjasama KKP dengan Perguruan Tinggi baik pada maupun luar negeri dijalankan sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan lalu Perikanan Sakti Wahtu Trenggono yang dimaksud menekankan pentingnya sinergi dengan bermacam pihak di melaksanakan penyelenggaraan kelautan lalu perikanan khususnya pengelolaan kelautan kemudian ruang laut untuk menyokong acara dunia usaha biru.(*)
Artikel ini disadur dari Komitmen KKP untuk Tata Ruang Laut Sekitar IKN




