Airlangga benarkan ada kenaikan penghasilan PNS dalam 2025

Ibukota – Menteri Koordinator Area Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan adanya rencana kenaikan upah pegawai negeri sipil (PNS) pada 2025.
“Iya (rencana kenaikan), disesuaikan,” kata Airlangga pada Jakarta, Jumat.
Rencana yang dimaksud tertuang pada dokumen Kerangka Kondisi Keuangan Makro lalu Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 Edisi Pemutakhiran.
Dalam dokumen itu, disebutkan bahwa restrukturisasi belanja pegawai berubah menjadi salah satu arah kebijakan fiskal tahun 2025 untuk pemenuhan belanja pegawai.
pemerintahan berencana melakukan restrukturisasi belanja pegawai yang dimaksud belaka mencakup penghasilan dan juga tunjangan melekat, tunjangan kinerja daerah, juga iuran pensiun juga Pemastian Bidang Kesehatan Nasional (JKN).
Meski begitu, Airlangga tidak ada merinci besaran kenaikan pendapatan aparatur sipil negara (ASN) pada tahun depan. Dia belaka mengutarakan bahwa penyesuaian pendapatan akan bersifat naik ke atas.
“Kalau penyesuaian kan ke atas,” ujarnya.
Selain penyesuaian gaji, eksekutif juga berencana menghemat komponen belanja pegawai dengan melakukan penyesuaian kebijakan kepegawaian antara lain melalui penyusunan formasi PNS.
Hal itu berdasarkan analisis jabatan dan/atau analisis keinginan pegawai, penerapan kebijakan pengurangan jumlah keseluruhan pegawai secara bertahap (minus growth), kemudian penerapan kebijakan mutasi pegawai antar daerah.
Adapun pada 2024, pemerintahan sudah meningkatkan penghasilan ASN sebesar 8 persen, pemberian THR dengan tunjangan kinerja 100 persen, juga penghasilan ke-13.
Untuk diketahui, KEM-PPKF merupakan dokumen resmi negara yang mana berubah menjadi acuan penyusunan Nota keuangan dan juga Rancangan Anggaran Pendapatan juga Belanja Negara (APBN) 2025.
Dalam KEM-PPKF, Kementerian Keuangan bersatu DPR menyepakati asumsi makro dengan rincian sebagai berikut.
Pertumbuhan sektor ekonomi ditargetkan berada di rentang 5,1-5,5 persen, laju naiknya harga 1,5-3,5 persen, nilai tukar rupiah Rp15.300-Rp15.900 per dolar AS, tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun 6,9-7,2 persen, nilai minyak mentah Tanah Air (ICP) 75-85 dolar Amerika Serikat per barel, lifting minyak bumi 580-605 ribu barel per hari, juga lifting gas bumi 1,003-1,047 jt barel setara minyak per hari.
Sementara pendapatan negara ditargetkan pada rentang 12,30-12,36 persen terhadap item domestik bruto (PDB), belanja negara 14,59-15,18 persen terhadap PDB, juga defisit 2,29-2,82 persen.
Nota Keuangan dan juga RAPBN 2025 akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 16 Agustus mendatang.
Artikel ini disadur dari Airlangga benarkan ada kenaikan gaji PNS di 2025






