Dimas Ekky Pratama Kembali Naik Podium di dalam Mandalika Racing Series Round 4

JAKARTA – Dua peserta balap MS Glow For Men Racing Team, Dimas Ekky Pratama serta M Rama Putra kembali naik podium di tempat kompetisi Mandalika Racing Series 2024 Round 4 yang diselenggarakan pada Pertamina Mandalika Internasional Circuit, Lombok, pada 24-25 Agustus 2024.
Dimas Ekky Pratama naik podium untuk Kelas National Supersport 600cc dan M Rama Putra untuk kelas National Sport 250cc.
Dimas naik podium setelahnya melalui perjuangan yang cukup sulit di area putaran sebelumnya, plus jatuh bangun di area turnamen Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024. Akhirnya, di tempat Mandalika Racing Series Round 4 Dimas berhasil meraih podium 3 di tempat Race 1 yang digunakan diselenggarakan pada 24 Agustus 2024.
“Mandalika Racing Series putaran 4 menjadi awal kebangkitan kembali MS Glow For Men Racing Team. Setelah dalam putaran 3 pada ARRC 2024 wildcard kami harus struggle dan juga belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal,” ungkap Gilang W. Pramana, founder MS Glow For Men Racing Team, Awal Minggu (26/8/2024).
Dari hasil kedua race di tempat Mandalika Racing Series Round 4, klasemen sementara Dimas berada di dalam peringkat ke-3 dengan 143 point pada Kelas National Supersport 600cc. Sedangkan Rama di area kelas National Sport 250cc pada urutan ke-11 dengan total 55 point.
Dengan tersisa 1 putaran lagi pada Oktober, tentunya perlu strategi lebih besar jitu agar kedua atlet sepeda MS Glow For Men Racing Team bisa jadi tampil lebih tinggi maksimal. Khususnya Dimas di mempertahankan kedudukan 3 besar.
Dimas Ekky dalam kelas 600cc merasa senang sekali akhirnya bisa saja naik podium lagi. Tentunya ini semua berkat dukungan terbaik dari seluruh pihak, mulai dari Mas Gilang kemudian Mba Shandy selaku founder, kelompok mekanik, juga manajemen dari MS Glow For Men.
“Berkat kerja keras semua saya bisa saja mengamankan podium ke-3 di dalam Race 1. Namun saya juga menyadari bahwa penampilan saya masih belum maksimal. Saya minta maaf dikarenakan pada Superpole kemudian race 2 belum sanggup memberi podium lagi,” jelasnya.






