MMA Masuk PON Aceh-Sumut 2024, Jeka Saragih Yakin Petarung Indonesia Bakal Jadi Calon Bintang UFC

JAKARTA – Petarung Bela Diri Campuran alias Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia, Jeka Saragih , menyambut baik masuknya cabang olahraga (cabor) MMA di dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024. Dia pun berharap hal itu akan semakin banyak memunculkan petarung-petarung Tanah Air yang digunakan mengikuti jejaknya mentas di dalam UFC.
Ya, untuk kali pertama pada sejarah, MMA akan segera hadir di PON, tepatnya pada edisi Aceh-Sumut 2024. Namun, MMA belum akan dipertandingkan secara kompetitif.
Akan tetapi, MMA baru menjadi cabor eksibisi pada PON Aceh-Sumut 2024. Kendati demikian, hal itu menunjukkan bahwa olahraga ini semakin populer di area kalangan penduduk Tanah Air.
Oleh sebab itu, Jeka menilai masuknya MMA ke di turnamen PON menjadi pertanda bagus bagi perkembangannya pada Indonesia. Dia yakin ke depannya pembinaan atlet-atlet muda MMA akan semakin apik dengan adanya turnamen-turnamen dalam level amatir serta profesional yang rutin digelar.
“Menurut saya dengan adanya MMA pada PON ini mejadi terobosan yang mana bagus ya. Karena saya lihat di dalam sana (Amerika Serikat) itu sejak dini telah dilatih. Sedangkan kita di tempat Indonesia ini kan sampingan,” kata Jeka untuk awak media pada waktu ditemui di area Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2024.
“Kalau memang sebenarnya ini dilatih dari kecil berarti ke depannya MMA Indonesia skan pesat. Anak anak muda yang digunakan ada bisa jadi menaruh kesempatan serta harapan di dalam MMA ini. Hal ini sangat bagus. Karena MMA konsisten buat pertandingan seperti One Pride, lalu di dalam amatir juga ada,” imbuhnya.
Jeka pun berharap masuknya MMA ke PON 2024 akan melahirkan petarung-petarung bela diri campuran kelas dunia lainnya dari Tanah Air. Dia ingin mereka sanggup mengikuti jejaknya bertarung di tempat kompetisi MMA paling bergengsi di tempat dunia yakni, Ultimate Fighting Championships (UFC).
“Ya, harapan saya dan juga pecinta MMA indonesia pasti sejumlah lah. Semoga petarung Indonesia bisa saja berkompetisi di area Internasional. Khususnya di dalam UFC,” pungkas petarung berusia 29 tahun itu.
Jeka sendiri telah dua kali mentas pada UFC. Dia meraih kemenangan di debutnya pada akhir tahun lalu, tetapi kemudian menelan kekalahan pada laga keduanya pada pertengahan Juni tahun ini.






