Bikin Nangis! Teknologi AI Bikin Kita Bisa Peluk Orang Tercinta yang digunakan Sudah Tiada

JAKARTA – Sebuah tren baru di area media sosial sedang menimbulkan banyak orang terharu. Dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI), pada masa kini kita bisa jadi “berpelukan” kembali dengan orang-orang terkasih yang digunakan telah dilakukan tiada.
Cukup dengan menggabungkan foto lama dan juga baru, efek “hug” Kecerdasan Buatan akan menciptakan momen mengharukan seolah kita kembali sama-sama mereka.
Tren ini ramai di area TikTok serta Instagram, menyentuh hati sejumlah warganet, teristimewa mereka itu yang digunakan sudah kehilangan orang tercinta.
Teknologi ini seolah memberikan kesempatan kedua untuk mengobati rasa rindu, menghadirkan kembali kenangan indah pada bentuk yang tersebut begitu nyata juga emosional.
Video yang disebutkan dibagikan oleh akun Instagram @folkshitt. Momen indah dengan orang tercinta yang mana sudah ada tiada memproduksi banyak netizen terharu hingga meneteskan air mata.
“KETIKA Artificial Intelligence DIGUNAKAN DENGAN BIJAK,” tulis akun tersebut.
“What? Keren bangereett. Aku Ikut bahagiaa guys. Psti lega bisa saja punya memori seindah itu lagi,” komentar @apo**.
“Mohon tutor langkah dong. Pengen banget dipeluk alm.ayah. Dari kecil ndak pernah dipeluk,” tulis @riz*.
“pengen dibkinin bareng almarhum adik gw… satu satunya,” ujar @yoy*.
“Gw gapunya samsek foto bapa gw. Karena beliau jarang mau difoto,” ucap @muh*.
Bukan Hanya untuk Mengenang
Selain untuk mengenang orang terkasih, tren ini juga dapat digunakan untuk menciptakan momen indah sama-sama idola atau tokoh favorit. Teknologi Teknologi AI membuka kesempatan tak terbatas untuk berkreasi kemudian menghadirkan kembali momen-momen berharga pada hidup kita.
Tren “pelukan virtual” dengan Teknologi AI ini menunjukkan betapa teknologi bisa saja memberikan dampak emosional yang digunakan mendalam. Meski tak bisa jadi menggantikan diperkenalkan fisik, setidaknya teknologi ini dapat membantu mengobati rasa rindu dan juga memberikan penghiburan bagi mereka itu yang kehilanganorangtercinta.




