Cegah Pencucian Uang dan juga Pendanaan Terorisme, PPATK Gelar Latihan Level Lanjutan

DEPOK – Pusat Pelaporan juga Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengadakan pelatihan di area bidang pencegahan dan juga pemberantasan aktivitas pidana pencucian uang juga aktivitas pidana pendanaan terorisme untuk tingkat lanjut.
Pelatihan yang mana berlokasi di dalam Pusdiklat APU-PPT PPATK, Depok, belum lama ini merupakan kerja sejenis PT Mandiri Utama Finance (MUF), anak bisnis PT Bank Mandiri (Persero) dengan PPATK.
Pelatihan yang dimaksud disertai 34 karyawan MUF dari lintas unit kerja kantor pusat kemudian kantor cabang ini diselenggarakan selama dua hari dengan tema “Identifikasi juga Analisis Transaksi Keuangan Mencurigakan juga Transaksi Keuangan Tunai bagi Organisasi Pembiayaan.”
Corporate President Office EVP MUF Zakaria Halim mengatakan, pelatihan ini merupakan komitmen MUF sebagai pelaku usaha jasa keuangan untuk mengedepankan integritas.
Pelatihan ini juga untuk meningkatkan keterampilan lalu pemahaman pegawai terhadap penerapan inisiatif Anti Pencucian Uang juga Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) lalu Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM), khususnya di mengidentifikasi operasi keuangan mencurigakan operasi keuangan tunai.
“Pelatihan ini merupakan salah satu dari rangkaian kolaborasi antara MUF dengan PPATK yang meliputi Diskusi Group Discussion (FGD), Diseminasi, juga keikutsertaan perusahaan pada Financial Integrity Rating (FIR), Pelaksanaan Survei Angka Prestasi PPATK, hingga pemanfaatan aplikasi mobile yang digunakan dimiliki PPATK oleh perusahaan. Bersama dengan PPATK, kami mengupayakan perusahaan untuk menjadi pionir di penerapan kegiatan APU-PPT & PPPSPM di dalam sektor pembiayaan,” ungkap Zakaria.
Kepala Pusdiklat APU-PPT PPATK Akhyar Effendi mengapresiasi MUF yang digunakan bergerak berkolaborasi untuk penguatan kegiatan APU-PPT & PPPSPM melalui pelatihan tingkat lanjutan ini.
Pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan pegawai perusahaan di mengidentifikasi dan juga menganalisis kegiatan keuangan yang tersebut mencurigakan.
“Kami berharap kerja identik strategis ini dapat terus terjalin untuk menggalang upaya pencegahan lalu pemberantasan TPPU dan juga TPPT di tempat Indonesia,” ucapnya.





