DPR Sepakat Usulan eksekutif masalah Jabatan Ketua Wantimpres Digilir

JAKARTA – eksekutif mengusulkan agar jabatan “Ketua” Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dapat digilir. Panja RUU Nomor 19 tahun 2006 tentang Wantimpres pun menyepakati usulan tersebut.
Kesepakatan itu diambil di rapat Panja RUU Nomor 19 Tahun 2006 tentang Wantimpres yang dimaksud dijalankan pada Selasa (10/9/2024).
Mulanya, Panja mengkaji DIM 23 Ayat 2. Klausul itu berbunyi, Ketua sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) ditetapkan oleh presiden. Sementara itu, pemerintahan sudah pernah mengusulkan agar ketua Wantimpres dapat dijabat secata bergilir.
“Usulan Pemerintah: ketua sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dijabat secara bergantian di area antara anggota yang digunakan ditetapkan oleh Presiden,” bunyi usulan eksekutif di DIM 23 yang mana dibacakan di Rapat Panja, Selasa (10/9/2024).
Merespons itu, Menkumham Supratman Andi Agtas mengatakan, prinsipnya usulan itu mengikuti sistem presidential. Ia berkata, regulasi itu menjadi keperluan presiden.
“Prinsipnya ini ini kan pada rangka sistem presidensil kemudian ini menjadi keperluan presiden dan juga penetapan keanggotaan kemarin kalau nggak salah dari draf DPR itu penentuan ketua serta kalaupun memungkinkan ada duta ketua kemudian berikut berikutnya termasuk jumlah total keanggotaan diserahkan terhadap Presiden,” tutur Supratman.
“Maka sebaiknya kemungkinan besar ya ketua ditetapkan oleh Presiden, tetapi juga memungkinkan untuk dapat dijabat secara bergantian. Bagi pemerintah pilihannya kami serahkan terhadap DPR,” imbuhnya.
Merespons Supratman, Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi yang digunakan bertugas sebagai pemimpin rapat menyimpulkan, usulan pemerintahan ingin agar “Ketua” Wantimpres bisa saja dijabat secara bergantian.
“Ini pemerintah usulkan ketuanya itu dijabat bergantian. kayak macam organisasi itu kan ada memang sebenarnya keguanya itu bergantian, pimpinannya presidium misalkan, itu kan bergantian koordinatornya itu,” terang Awiek.
“Gimana, setuju ya usulan Pemerintah? Ketok ya?” tanya Awiek terhadap para kontestan yang digunakan segera disambut ketokan palu.




