Mengapa Gula Ramah Jadi Pilihan Optimal Dibanding Gula Reguler?

Manfaat serta Perbedaan Gula Ramah vs Gula Reguler
Sebagai manusia, kita tidaklah mampu hidup tanpa rasa manis dan juga tentu hanya membutuhkan gula. Gula memberikan energi yang kita perlukan di aktivitas sehari-hari. Namun, bukanlah berarti kita bisa saja mengonsumsi gula secara berlebihan. Penting untuk mengetahui apakah kadar gula yang tersebut kita konsumsi sudah ada cukup atau berlebih, serta apakah jenis gula yang disebutkan ramah atau bukan bagi tubuh kita. Karena kita harus mulai bersikap ramah terhadap tubuh kita sendiri.
Apa Itu Gula Ramah?
Gula Ramah adalah istilah yang mana digunakan untuk gula dengan Angka Glikemik (GI) rendah yang dimaksud dapat menjaga kestabilan gula darah. Gula Ramah ini berasal dari sumber alami, bukanlah gula alkohol, juga rasanya juga enak. Contoh Gula Ramah antara lain:
– Gula Aren
– Gula Lontar
– Gula Kelapa
– Kurma
Gula Reguler kemudian Dampaknya
Di sisi lain, Gula Reguler atau Gula dengan Skala Glikemik tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang dimaksud cepat lalu turun dengan drastis, seperti roller coaster. Akibatnya, tubuh akan cepat lelah dan juga cepat merasa lapar, yang mana dapat berujung pada berbagai hambatan kondisi tubuh seperti:
– Obesitas
– Penyakit Jantung
– Diabetes
Memahami perbedaan antara Gula Ramah juga Gula Reguler dapat membantu kita menghasilkan pilihan yang tersebut lebih banyak sehat untuk tubuh kita. Dengan mengonsumsi Gula Ramah, kita dapat menikmati rasa manis tanpa harus mengorbankan kesehatan. Jadi, mulailah memilih Gula Ramah untuk menjaga tubuh masih sehat lalu bugar!
Buat yang tersebut penasaran dengan kegunaan dan juga perbedaan gula ramah juga gula reguler tambahan lengkap, tonton videonya semata-mata di dalam YouTube Channel YAVA Bali, ya!






