Jake Paul Ledek Mike Tyson Menopause: Dia Akan Kalah KO!

NEW YORK – Jake Paul menunjukkan sifat aslinya dengan mengomentari rivalnya petinju berusia 58 tahun Mike Tyson di acara iklan tinju kontroversial.
Jake Paul mengecam Mike Tyson karena membatalkan jadwal duel pertama mereka pada waktu keduanya sehingga diundur sampai November.
“Anda harus menjalani masa jeda menopause lalu menunda pertarungan,” kata Paul dikutipkan SINDOnews dari laman Mirror, Mulai Pekan (19/8/2024).
“Saya telah siap sebelum Anda butuh sedikit istirahat. Apakah perut Anda sakit? Perut Anda masih sakit?” ledek Paul.
Pulse, mantan Youtuber yang tersebut menjadi petinju, akan melawan mantan juara dunia kelas berat Tyson pada 15 November. Tyson disebut-sebut akan mendapatkan 31 jt poundsterling dari pertarungan tersebut.
Keduanya seharusnya berkompetisi bulan lalu, tetapi Iron Mike terpaksa menunda jadwal pertarungan oleh sebab itu menderita tukak lambung yang mana kambuh kembali.
Paul, miliki rekor 9-1, 31 tahun lebih besar muda dari Tyson, 58 tahun. Tyson kembali ke dunia pertarungan profesional setelahnya 19 tahun bukan beraksi dan juga terakhir kali berkompetisi di pertarungan eksibisi dengan hasil seri melawan Roy Jones Jr pada tahun 2020.
Paul yang mana berusia 27 tahun mengalahkan petinju tanpa sarung tinju serta mantan bintang UFC Mike Perry untuk menggantikan Tyson pada bulan Juli. Dalam jumpa pers di tempat New York, Paul mengingatkan Tyson tentang ketidakhadirannya lalu mengejeknya oleh sebab itu penyakit yang digunakan membuatnya absen.
Ketika ditanya apakah melawan sosok seperti Tyson akan menambah “validitas” pada kariernya, Paul mengungkapkan “Saya tak mengajaknya untuk melakukan hal-hal yang tersebut tak penting; Saya di dalam di tempat ini untuk menghasilkan kembali USD40 jt juga mengalahkan manusia legenda.”
“Saya tidaklah peduli tentang hal lain, dialah yang menginginkannya menjadi pertarungan profesional lalu beliau akan benar-benar kalah KO. Anda akan meninjau catatannya; Jake Paul mengalahkan Mike Tyson,” bebernya.
Pendekatan Paul di mendirikan pertarungan sangat kontras dengan rasa hormat yang tersebut ditunjukkannya awal tahun ini ketika Tyson dipaksa pergi dari dari pertandingan. Di berada dalam kekecewaan besar, beliau menunjuk pada kondisi tubuh lawannya.






