Jokowi Masih Cari Sosok Kepala Otorita IKN Definitif
Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengutarakan belum ada tindakan mengenai perwakilan Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita Ibu Pusat Kota Nusantara (IKN). Saat ini pelaksana tugas jabatan itu diemban Menteri Pekerjaan Umum kemudian Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
“Kami sedang pada serangkaian mencari (Kepala Otorita IKN Definitif),” kata Jokowi di dalam IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Ahad, 28 Juli 2024, diambil dari video yang mana diterima Tempo.
Bambang Susantono mundur sebagai Kepala Otorita IKN sebagaimana disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Senin, 3 Juni 2024. Pratikno tidak ada menjelaskan detail alasan Bambang kemudian Wakil Kepala Otorita IKN, Dhony Rahajoe mundur dari penugasannya.
Presiden Jokowi juga tak ingin membeberkan secara rinci mengapa Bambang mundur dari posisinya sebagai Kepala Otorita IKN. “Karena alasannya, alasan pribadi,” kata Eks Wali Daerah Perkotaan Solo ini usai meninjau area lapangan HUT ke-79 Kemerdekaan RI pada IKN, Kota Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Rabu, 5 Juni 2024
Mundurnya Bambang kemudian Wakilnya Dhony Rahajoe menguak problem IKN yang tersebut selama ini tak terungkap. Dari eksekusi anggaran, konflik sosial, hingga belum masuknya penanaman modal asing ke megaproyek Jokowi.
Dalam keterang pada IKN pada Rabu, 5 Juni 2024, Jokowi mengungkapkan tak ada hambatan dengan mundurnya Bambang, satu di antaranya terhadap dampaknya pada investasi. eksekutif Jokowi mengklaim penyelenggaraan tahap pertama mencapai 90 persen lalu pada waktu ini sedang fokus untuk mempersiapkan upacara 17 Agustus yang dimaksud akan dijalankan di Ibu Pusat Kota Nusantara.
Jokowi menunjuk Bambang sebagai Utusan Khusus Presiden Untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan Ibu Pusat Kota Nusantara. Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengungkapkan Keppres pengangkatan Bambang diteken Jokowi pada 11 Juni 2024.
Ari menjelaskan Wakil Presiden Asian Development Bank itu mempunyai tugas menggerakkan masuknya penanaman modal asing pada IKN, membantu pelaksanaan market sounding pembangunan IKN di penghadapan dunia usaha bilateral maupun internasional.
“Serta melaksanakan tugas lain yang berkaitan dengan kerjasama internasional penyelenggaraan IKN yang diberikan oleh Presiden,” katanya melalui arahan singkat untuk Tempo pada Kamis, 13 Juni 2024.
Pilihan editor: Jokowi Sebut Fasilitas Dasar di IKN Sudah Tersedia
Artikel ini disadur dari Jokowi Masih Cari Sosok Kepala Otorita IKN Definitif




