Pemprov Sulut identifikasi pendorong keterlambatan penyaluran pupuk

Jadi kami mencoba memahami secara komprehensif apa yang tersebut berubah jadi penyebabnya.
Manado – eksekutif Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) mengidentifikasi pendorong berjalan keterlambatan penyaluran pupuk untuk petani, kata Kepala Biro Kondisi Keuangan pemprov setempat Reza Dotulong, Kamis.
"Jadi kami mencoba mengerti akan secara komprehensif apa yang dimaksud menjadi penyebabnya (keterlambatan distribusi pupuk pada lapangan, Red). Itu bukanlah semata-mata pupuk bersubsidi, tapi juga pupuk nonsubsidi," kata Reza Dotulong, dalam Manado, Kamis.
Karena itu, menurut dia, beberapa pihak terkait seperti BUMN Pupuk Indonesia, distributor hingga perwakilan pemerintah kabupaten serta kota diundang dengan di Rapat Evaluasi dan juga Rencana Penyaluran Pupuk Bersubsidi.
"Yang paling penting adalah bagaimana kami memfasilitasi Dinas Pertanian pada distribusi pupuk ini," kata beliau pula.
Reza menyebutkan, ada beberapa persoalan ke kabupaten kemudian kota yang dimaksud bermetamorfosis menjadi asal-mula muncul keterlambatan distribusi pupuk.
"Administrasi untuk persyaratan bagi petani kelihatannya berbelit-belit. Tapi kami berupaya untuk menyebabkan penyederhanaan sehingga prosesnya bukan seperti itu," ujarnya.
Begitupun dengan keterlambatan penginputan data seperti yang dialami oleh otoritas Daerah Perkotaan Tomohon, "Kami sudah ada memfasilitasinya," katanya lagi.
"Jadi kabupaten juga kota yang mana rendah serapan, akan dibagikan ke area yang dimaksud membutuhkan, akan dilaksanakan realokasi pupuk bersubsidi," ujarnya.
Dia menambahkan, pemerintah provinsi maupun kabupaten dan juga kota dengan pihak terkait terus berupaya melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran.
Reza menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sulut juga Bappenda Sulut di pengawasan distribusi BBM, sehingga menopang pendistribusian pupuk hingga ke kabupaten kemudian kota ke wilayah ini.
Artikel ini disadur dari Pemprov Sulut identifikasi penyebab keterlambatan penyaluran pupuk





