Unifam Gelar Donor Darah, Puluhan Karyawan Ambil Bagian untuk Kehumaniteran

JAKARTA – PT United Family Food (Unifam) kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah dalam dua lokasi, yaitu kantor pusat pada Ibukota Barat kemudian pabrik di dalam Cikande, Banten. Pertemuan donor darah di dalam kantor pusat berlangsung pada 30 Agustus 2024, dengan berhasil mengoleksi 30 kantong darah.
Puluhan karyawan Unifam berpartisipasi di acara ini, menunjukkan perhatian merekan terhadap penduduk yang mana membutuhkan. Donor darah ini bekerja identik dengan Palang Merah Indonesia (PMI) juga bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah yang aman juga berkontribusi dengan segera pada menyelamatkan nyawa.
Kegiatan sama kembali diselenggarakan pada 10 September 2024 di area PT Fonusa Agung Mulia (FAM), pabrik Unifam pada Cikande, Banten. Dari kegiatan ini, terkumpul sebanyak 35 kantong darah, menjadikan total kantong darah yang digunakan terkumpul dari kedua lokasi yang dimaksud mencapai 65 kantong darah.
“Kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata dari komitmen Unifam di mengupayakan kebugaran lalu kesejahteraan masyarakat. Kami sangat menghargai partisipasi terlibat para karyawan, lalu kegiatan ini tiada hanya sekali bermanfaat bagi mereka itu yang dimaksud membutuhkan darah, tetapi juga menumbuhkan budaya kepedulian dan juga empati di tempat lingkungan kerja Unifam,” kata Executive Director Unifam Ongkie Tedjasurja.
Selain donor darah, Unifam juga mengadakan pemeriksaan mata gratis untuk karyawan di area kantor pusat, yang digunakan dihadiri oleh oleh 60 orang. Hal ini adalah salah satu inisiatif perusahaan untuk menjamin kesejahteraan juga kemampuan fisik karyawan tetap saja terjaga.
Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari rencana rutin Unifam sebagai upaya perusahaan untuk terus berkontribusi terhadap masyarakat.
Unifam berjanji untuk melaksanakan kegiatan sosial yang mana positif dan juga memberikan dampak luas bagi publik di tempat sekitar, sesuai dengan nilai-nilai perusahaan yang digunakan menempatkan perhatian kemudian kebersamaan sebagai prioritas utama.






