Luhut: Prabowo Tak Ingin Hubungannya dengan Jokowi Dipecah-belah

JAKARTA – Menteri Koordinator Lingkup Kemaritiman dan juga Pengembangan Usaha (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, suasana pada ketika Sidang Kabinet Paripurna terakhir yang dimaksud dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di dalam Istana Garuda, Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Hari Jumat (13/9/2024).
Luhut mengatakan, Presiden Jokowi memberikan pesan-pesan serta arahannya menjauhi akhir masa jabatannya.
“Tadi kan suasana sangat baik ya. Tadi Pak Jokowi memberikan pesan-pesan beliau untuk rapat terakhir Kabinet Paripurna, beliau memberikan arahan-arahan,” kata Luhut usai sidang.
Pada kesempatan itu, Luhut juga mengungkapkan Prabowo Subianto yang digunakan menjadi Presiden terpilih yang tersebut ketika ini masih menjabat sebagai Menteri Defense (Menhan) itu pun mendapatkan tepuk tangan dari para menteri yang digunakan hadir.
“Terus Prabowo, kita semua tepuk tangan terus ia terharu-terharu biasa kan. Pak Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih untuk Pak Jokowi serta teman-teman menteri yang digunakan telah membantu beliau selama ini,” ujar Luhut.
Luhut meyakini, Prabowo akan meneruskan inisiatif yang dimaksud sudah pernah dijalankan oleh Presiden Jokowi. Tidak lupa, kata Luhut, Prabowo juga tak ingin ada orang yang memecah-belah antara dirinya dengan Presiden Jokowi.
“Dia akan meneruskan apa yang digunakan telah dijalankan Pak Jokowi. Dan ia tiada ingin ada orang yang digunakan memecah-belah antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo,” kata Luhut.
“Karena negara ini telah maju, semua sudah ada kompak tidak ada ada yang mana perlu dipersoalkan. Dan menurut saya itu benar sekali,” pungkasnya.






