Terjatuh, Caleb Plant Bangkit Berhasil TKO Ronde 9

Mantan juara kelas menengah super Caleb Plant bangkit dari sebuah knockdown untuk balik menang TKO berhadapan dengan Trevor McCumby. Caleb Plant memenangi pertarungan kelas menengah super yang mana sangat menghibur pada laga pendukung utama Saul Canelo Alvarez-Edgar Berlanga, Hari Minggu (15/9/2024) siang Waktu Indonesia Barat di dalam T-Mobile Arena, Las Vegas.
Caleb Plant (23-2, 14 KO) menjelaskan selama minggu pertandingan bahwa ia tak terlalu peduli dengan McCumby – kemudian ia bahkan lebih tinggi tidaklah peduli lagi dengan keluarga McCumby, yang berulangkali meneriaki petarung kelahiran Tennessee yang tinggal di area Vegas itu bahwa ia adalah individu “gelandangan.” McCumby, menurutnya, belum pernah menghadapi siapapun yang digunakan setingkat dengan Plant sebelumnya.
Namun, walau Plant memperkuat hal yang disebutkan dengan kemenangan impresif, McCumby melakukan lebih lanjut dari cukup pada kekalahannya untuk menunjukkan bahwa divisi super middleweight mempunyai penantang baru yang patut diperhitungkan – kemudian tentu saja, seseorang yang dimaksud mengetahui bagaimana cara menghibur. ”Kami bersenang-senang,” kata McCumby pasca kalah. “Itu adalah sebuah pertarungan yang luar biasa. Saya ingin menunjukkan bahwa saya juga atletis.”
Setelah ronde pertama yang mana cukup menegangkan, McCumby (28-1, 21 KO) mendaratkan sebuah pukulan kanan keras pada ronde kedua yang menggoyahkan Plant, walau ia segera menggelengkan kepalanya untuk menangkis. McCumby terus menekan, mendaratkan pukulan kanan yang mana menjatuhkan Plant juga sebuah pukulan kiri pada pojok ring yang dimaksud menciptakan kepalanya tersentak ke belakang sebelum McCumby melakukan gulat ke berhadapan dengan kanvas.
Pada tahap ini, McCumby menggertak Plant secara fisik, ketika ia mendaratkan sebuah tinju kiri kemudian kanan, dan juga menjatuhkan Plant ke menghadapi kanvas. Namun, Plant tetap memperlihatkan tenang juga kompak, juga tetap memperlihatkan terfokus pada tugas yang digunakan ada. Pada ronde keempat, sebuah hook McCumby mendarat dengan kuat pada pundak Plant dan juga menjatuhkannya, dimana Plant nampak kesulitan. Namun, itu menjadi titik tertinggi bagi McCumby, sebab titik balik kontes ini terjadi pada ronde berikutnya.
Setelah terhuyung oleh sebuah pukulan kanan-kiri yang dimaksud eksplosif dari McCumby, Plant membalikkan badannya juga mendorongnya ke arah tali ring, mementahkan pukulan lawannya lalu menyarangkan serangan pendek ke arah tubuh dan juga kepala, yang digunakan diakhiri dengan sebuah uppercut yang tersebut tak meleset. ”Ia menangkap saya menarik diri juga memukul pundak saya, namun itu adalah bagian dari permainan,” kata Plant setelahnya laga. “Ia masuk dengan pukulan liar dan juga saya hanya sekali harus tetap saja fokus. Itulah yang tersebut dilaksanakan para juara.”
Ronde 6 lalu 7 hampir sama: McCumby melancarkan serangan keras ke arah Plant di area sedang ring, namun Plant masih tenang, mendesak McCumby ke arah tali ring dan juga menyerang pada waktu yang tersebut cukup lama dengan hook serta uppercut pendek.
Ritme pertandingan sedikit melambat pada ronde kedelapan pada waktu Plant mengambil nafas, namun pada ronde kesembilan ia kembali berada di dalam tempat menghadapi kemudian kembali menekan McCumby ke arah tali ring. Sebuah uppercut dihadiri oleh dengan rangkaian serangan ke arah atas, lalu, pasca berhenti sejenak untuk mengatur ulang posisi, Plant menyarangkan pukulan kanan ke arah rahang McCumby yang mana mendarat dengan keras.
McCumby terluka dan, mengamati celahnya, Plant menyerang dengan kedua tangannya. Sebuah pukulan kiri meledak di tempat rahang McCumby, serta ketika McCumby terjungkal di dalam tali ring, wasit Alan Huggins turun tangan untuk menghentikan kontes tepat ketika bel tanda ronde berakhir berbunyi.






