Rapat Sinkronisasi Pertama Tim Pemenangan, Ridwan Kamil-Suswono Siapkan Langkah 5 Tahun ke Depan

JAKARTA – Rapat Kerjasama Pertama Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) diselenggarakan di tempat Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Cikini, Mingguan (15/9/2024). Konsolidasi yang dimaksud menjadi langkah awal menuju perkembangan Ibukota Indonesia di lima tahun ke depan.
Koordinator Pemenangan RIDO Lingkup Media Massa Ramdan Alamsyah menjelaskan, rapat yang disebutkan merupakan konferensi gabungan dari seluruh partai pendukung. “Hari ini adalah rapat pertama kelompok gabungan dari seluruh partai Koalisi Indonesia Maju Plus (KIM Plus) yang digunakan mengupayakan Pak Ridwan. Rapat ini sangat penting setelahnya pembentukan internal lintas partai, kemudian dipadukan oleh pasangan calon,” ujar Ramdan.
Dalam rapat tersebut, pasangan Ridwan-Suswono memaparkan visi merek untuk DKI Jakarta selama lima tahun ke depan. Ridwan Kamil menekankan pentingnya penyelenggaraan yang lebih tinggi menyeluruh lalu merata di area seluruh wilayah Jakarta, dengan fondasi yang dimaksud kuat untuk partai dan juga volunteer yang tersebut bergerak bersama.
“Kita akan melakukan gerakan-gerakan kebijakan pemerintah serta menyosialisasikan kegiatan kerja pasangan RIDO selama enam puluh hari ke depan. Fokusnya adalah bagaimana kita merancang Ibukota baru yang tersebut lebih banyak maju,” ujar Ramdan.
Ridwan Kamil juga memberikan penegasan terkait program-program yang tersebut akan dilanjutkan lalu diperbaiki dari gubernur sebelumnya. “Pasangan RIDO akan tetap memperlihatkan melanjutkan program-program yang dimaksud baik dari gubernur sebelumnya. Apa yang dimaksud kurang juga belum ada akan kita ajukan, ini adalah acara berkelanjutan, tidak mengganti semuanya,” jelasnya.
Dengan dukungan dari sekitar 15 partai, pasangan Ridwan-Suswono yakin akan mampu mewujudkan aspirasi penduduk Jakarta. Salah satu prioritas dia adalah memperluas penyelenggaraan yang tersebut selama ini terkonsentrasi di dalam pusat kota, seperti Sudirman kemudian Thamrin ke wilayah lain seperti Ibukota Indonesia Selatan, barat, lalu utara.
“Pembangunan akan lebih besar merata, tiada semata-mata terkonsentrasi dalam berada dalam kota. Daerah pinggiran DKI Jakarta Selatan, barat, lalu utara akan lebih banyak diperhatikan,” ujarnya.
RIDO berjanji untuk melanjutkan konstruksi secara berkelanjutan menuju Ibukota Indonesia yang baru lalu tambahan maju, dengan visi jangka panjang menuju DKI Jakarta 2045.





