Pertama Kali di Sejarah, Harga Sebatang Emas Tembus 1 Juta Dolar Negeri Paman Sam

JAKARTA – Harga sebatang emas bernilai USD1 jt untuk pertama kalinya berkat melonjaknya nilai tukar logam mulia. Berdasarkan laporan Bloomberg, biaya emas batangan di tempat pangsa spot tambahan dari USD2.500 per troy ons mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah pada hari terakhir pekan (24/8/2024). Rata-rata emas batangan miliki berat 400 troy ons
Harga emas spot telah lama melonjak lebih tinggi dari 20% dari tahun ke tahun. Harga emas yang digunakan lebih tinggi tinggi dapat menjadi pertanda bahwa para penanam modal berharap Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga acuannya. Bank-bank sentral yang digunakan dipimpin China juga membeli emas untuk mengempiskan ketergantungan pada Dolar AS.
Melansir CNN Internasional, bank-bank sentral kemudian para pemodal mengamati logam mulia sebagai penyimpan nilai jangka panjang yang digunakan dapat diandalkan selama periode gejolak ekonomi. Hal itu dikarenakan ketika suku bunga turun biaya emas cenderung naik, dikarenakan emas batangan menjadi lebih tinggi menarik daripada obligasi.
Investor juga menganggap emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi, bertaruh emas batangan akan mempertahankan nilainya ketika harga jual naik. Tentu saja, tak semua emas batangan miliki berat 400 ons.
Biro Emas Amerika Serikat menyatakan bahwa emas batangan biasanya diperdagangkan secara internasional oleh bank sentral serta dealer emas batangan tidak oleh perorangan.






