Geospasial Dinilai Penting di Pembangunan Berkelanjutan di dalam Indonesia

JAKARTA – Geospasial atau yang berkaitan dengan sikap relatif suatu benda di dalam permukaan bumi disebut diperlukan di konstruksi berkelanjutan di tempat Indonesia. Hal ini dikatakan oleh Direktur PT Kompas Navigasi Indonesia (KNI), I Made Nugraha Jaya Wardana.
Pada kesempatan ini PT KNI resmi menjalin kerja serupa strategis dengan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) di rangka menguatkan kolaborasi antara dunia sektor dan juga akademisi.
Penandatanganan dokumen kerja sebanding ini diadakan pada acara spesial pada Ballroom Teaching Industry Learning Center (TILC), yang digunakan dihadiri oleh banyak pelajar baru dari Departemen Teknologi Kebumian, juga dosen SV UGM.

Foto/Ist
Dalam acara ini, PT KNI menyerahkan alat Y1 GNSS Receiver untuk Departemen Teknologi Kebumian, sebagai bagian dari upaya membantu pengembangan teknologi geospasial pada lingkungan kampus.
Selain itu, para kontestan juga berkesempatan untuk menyaksikan demo secara langsung teknologi LiDAR terbaru yang dimaksud dipersembahkan oleh Kompas Navigasi Indonesia.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi lebih lanjut banyak peserta didik untuk mengembangkan perubahan pada bidang geospasial juga berkontribusi pada pengerjaan berkelanjutan di area Indonesia,” kata I Made Nugraha Jaya Wardana di keterangannya, Hari Senin (19/8/2024).
“Dengan semangat kolaborasi dan juga inovasi, berazam untuk terus berperan bergerak di merancang masa depan geospasial yang tersebut lebih tinggi cerah serta berkelanjutan dalam Indonesia,” tambahnya.
Wakil Dekan Lingkup Kerja Sama dan juga Alumni SV UGM, Endang Soelistyowati, menyambut baik kolaborasi ini.
“Informasi geospasial adalah kunci pembangunan berkelanjutan, yang dimaksud menggalang analisis perencanaan dan juga kebijakan. Sekolah Vokasi UGM sangat berterima kasih untuk PT Kompas Navigasi Indonesia melawan dukungannya terhadap kegiatan Tridharma di dalam DTK SV UGM,” ujarnya.
Program ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan di bidang geospasial melalui kompetisi, mentoring, serta prospek kolaborasi dengan para profesional di area lapangan.






