Ustaz Yusuf Mansur perihal Polemik Larangan Paskibraka Berjilbab: Alasan Keseragaman Ini adalah Bahaya

JAKARTA – Larangan Paskibraka putri menggunakan jilbab terus menuai polemik. Ustaz Yusuf Mansur pun menilai dalih keseragaman seperti yang tersebut dikemukan BPIP berbahaya.
“Alasan keseragaman ini bahaya buat jilbab. Kenapa bahaya? Apabila agama di hal ini kalah, pemeluk agama di hal ini kalah, maka akan terjadi kekalahan-kekalahan lain, tiang-tiang agama yang digunakan lain, fondasi-fondasi agama yang lain di tempat praktik keberagamaan yang tersebut lain,” ujar Ustaz Yusuf Mansur di video yang mana diterima SINDOnews, Kamis (15/8/2024).
Ustaz Yusuf Mansur menambahkan, akhirnya menghadapi nama keseragaman, menghadapi nama kebinekaan tunggal ika yang digunakan salah pada praktik, justru mencederai Pancasila itu sendiri. “Pancasila itu kan Ketuhanan Yang Maha Esa. Maka ini akan jadi kekalahan banyak sendi pada negara ini,” ujarnya.
Dia lalu menunjukkan seandainya aturan yang dimaksud juga dipraktikkan oleh kantor atau pabrik. “Bayangin misalnya, kantor yang tadinya rida, rela karyawan-karyawati melaksanakan praktik keagamaannya. Pabrik-pabrik juga begitu, mereka akan bangkit, akan bangun berhadapan dengan nama peraturan, agama kalah. Padahal kan sebenarnya nggak ada pertentangan apa-apa, wong udah bersisian puluhan tahun kok.”
Ustaz Yusuf Mansur lalu berharap agar para pemimpin arif kemudian bijaksana. “Mudah-mudahan Bapak-bapak kita melawan sanggup arif dan juga bijaksana,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengumumkan pihaknya tidak ada memaksa para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2024 melepas jilbab ketika pengukuhan di area Ibu Pusat Kota Nusantara (IKN).
“BPIP menegaskan bahwa tiada melakukan pemaksaan lepas jilbab,” tegasnya di keterangan resmi yang tersebut diterima, Rabu (14/8/2024).
Yudian mengatakan, atribut Paskibraka melambangkan makna Bhinneka Tunggal Ika. Ini adalah merupakan tradisi kenegaraan di pelaksanaan setiap Upacara Peringatan Kemerdekaan RI sejak Indonesia Merdeka yang mana dirancang oleh Presiden Soekarno.
“Sejak awal berdirinya Paskibraka telah terjadi dirancang seragam beserta atributnya yang tersebut memiliki makna Bhinneka Tunggal Ika. Maksudnya begini, ketika kita proklamasi itu kan merupakan hasil kumpulan berbagai macam ya kebinekaan itu. Nah, di rangka menjaga kembali, maka dibuatlah Paskibraka ini di bentuk uniform untuk menjaga kebinekaan itu pada rangka kesatuan yang mana dimaksud oleh Bung Karno ya,” kata Yudian.






